• header4
  • header3

Selamat Datang di Website MI NURUL HIDAYAH ROWOREJO. Terima Kasih atas Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MI NURUL HIDAYAH ROWOREJO

NPSN : 60705873

Jl.Raya Roworejo Desa Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung


info@minurulhidayahroworejo.sch.id

TLP : 081374209848


          

Banner

Agenda

24 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

Statistik


Total Hits : 3136
Pengunjung : 1190
Hari ini : 1
Hits hari ini : 74
Member Online : 0
IP : 216.73.216.169
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran didirikan pada tahun 1967 oleh para Tokoh Agama, tokoh masyarakat yang berdomisili di desa Roworejo Kecamatan Negeri Katon. Adapun Kepala Madrasah dari mulai berdirinya pada tahun 1967 antara lain : Bapak Munir (1967-1980), Bapak Umar Mansyur (1980-1988), Bapak Munir (1988-2000), Bapak Yusuf Anshori, S.Ag.(2000-2010), Ibu Siti Yayuk Samro’in, S.Ag.M.Pd.I.(2010-2016), dan Ibu Yuni Tamziyah, S.Pd.I. (2016-sekarang).

Dengan kerja keras serta kegigihan para tokoh agama , tokoh masyarakat, dan warga setempat, maka Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Roworejo mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini disamping disebabkan oleh kegigihan para pendiri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, tetapi juga karena keberadaan geografis Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Roworejo yang sangat strategis yaitu di tengah-tengah desa Roworejo. 

Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran adalah berdiri di atas tanah waqaf yang luas keseluruhannya 3310 m2 dengan luas bangunan yaitu 1350 m2. Negeri Katon adalah salah satu wilayah di Pesawaran yang keberadaannya di sebelah barat dari tepi wilayah kabupaten Pesawaran yang berbatasan dengan Kabupaten Pringsewu. Keberadaan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Roworejo cukup strategis, yaitu di tengah-tengah desa yang padat penduduknya. Hal ini yang sekaligus menjadi basis yang sangat positif dalam mengembangkan pendidikan khususnya untuk Madrasah Ibtidaiyah tersebut.